Wednesday, February 08, 2006

Sahabat, jangan kau lepaskan mereka....

Saudaraku, kenapa kau lepaskan setan itu dari penjara pikiranmu ? kenapa tidak kau kunci rapat-rapat mereka ? apa sebabnya kau lepaskan mereka ? Apakah hati kecilmu juga menyetujuinya ?

Lihatlah akibatnya, semuanya hancur, ya semuanya, tak ada yang tersisa. Kasih sayang dan cinta, yang kita bangun dengan cucuran air mata itu, tlah hancur, bagaikan debu yang tertiup angin.

Saudaraku, kenapa kau mudah sekali dikuasai mereka ? kau rusak bangunan-bangunan itu, kau tikam sahabatmu sendiri, kau aniaya saudaramu sendiri, kau caci semua orang, bahkan mungkin orang yang tidak mengetahui dan bersalah kepadamu, kenapa ?

Bukankah kamu, sebagai manusia, selain diberikan otak untuk berpikir secara logis, tapi juga diberikan hati yang suci oleh Nya ? kenapa hanya kau turuti pikiranmu yang sudah dikuasai oleh mereka ? dimana hati nuranimu, dimana mata hatimu ?

Dimana arti perdamaian, cinta dan kasih yang kau teriak-teriakkan, dimana pengetahuan tentang kasih yang selalu kau terima dari para pemuka-pemuka agama, dimana rasa sayang yang dari kecil tlah kau pelajari dari orang tuamu, mana ?

Sahabatku, kenapa tidak kau buka lebar hatimu dengan rasa cinta yang ada di sekeliling kita ? kenapa tidak kau isi pengetahuanmu dengan kasih sayang yang sebenarnya kau tlah tahu bahkan sebelum kau lahir ? sadarlah sahabatku, bahwa setan itu hanya akan membawa kekacauan, hanya akan membawa kemusnahan, dan menjadikanmu manusia yang kotor di hadapanNya, apapun alasanmu.

Sahabatku, kembali kejalan kasih yang diajarkanNya, jangan kau rusak dengan menuruti nafsu itu. Kuncilah setan-setan itu rapat-rapat dan jangan pernah kau lepaskan mereka, agar damai senantiasa beserta kita.

2 comments:

Sisca said...

Sahabat...jangan kau lupakan daku ...:)

Janji...ya *pemaksaan domestic*

zuki said...

salam kenal, trims udah mampir ke blogku :)